1. Alfred Lothar Wagner (1880 - 1930)
Dalam bukunya berjudul Die Enstehung der Kontinente Und Ozeane (Asal-usul Benua dan Lautan) diterbitkan tahun 1915.
a. Dibuktikan adanya persamaan garis kontur pantai timur Amerika Utara dan Amerika Selatan dan garis kontur Eropa Barat dan Afrika.
Dibuktikan adanya kesamaan formasi geologi sepanjang pantai Afrika Barat (dari Sierra Leone - Tanjung Afrika Selatan) dengan formasi geologi pantai timur Amerika (dari Peru - Balsia Blanca).
b. Daerah Green Sandria bergerak menjauhi Afrika Selatan dengan kecepatan 36 m/th. Pulau Madagaskar bergerak menjauhi Afrika Selatan dengan kecepatan 9 m/tahun.
c. Benua yang sekarang ini, dulunya satu yang disebut benua Pangaea. Benua Pangaea pecah, di bagian selatan bergerak menuju ke barat dan ke utara menuju khatulistiwa. Karena peristiwa tersebut terjadilah beberapa hal – hal.
2. Des Cartes (1596 - 1650)
Pokok-pokok teori kontraksi. Karena mengalami pendinginan terus-menerus maka bumi kita makin susut dan berkerut, kerutan tersebut menyebabkan terjadinya lembah-lembah di permukaan bumi.
3. Edward Suess (1831 - 1914)
Meneruskan teori Des Cartes, akan tetapi E. Suess menambahkan bahwa persamaan geologi yang terdapat di Amerika Selatan, Antartika, India, Australia karena semula benua itu satu yang disebut Benua Gondwana. Benua itu dewasa ini tinggal sisa-sisanya karena sebagian telah tenggelam di bawah permukaan laut.
4. Teori Lempeng Tektonik J. Tuzlo Wilson dan Jason Morgan
Ahli geofisika Kanada, J. Tuzlo dan ahli geofisika Amerika Jason Morgan, mengajukan skema teori lempeng tektonik pada tahun 1960-an. Teori ini menyatakan litosfer bumi terdiri atas beberapa lempeng keras. Lempeng ini bergeser dan bergerak di atas lapisan yang lebih lunak yang disebut astenosfer.
Sebuah lempeng dapat menyusun seluruh tumbukan samudera, seperti lempeng Pasifik, atau bagian lempeng samudera dan bagian tumbukan benua, seperti lempeng Amerika Utara. Tumbukan samudera baru menghasilkan pegunungan samudera (deretan gunung bawah air yang terbentuk akibat kulit samudera muda).
Kulit samudera tua tenggelam atau tersubdaksi ke mantel bumi pada zona subdaksi, yang ditemukan pada bagian terdalam samudera, disebut trenches. Sebagai lempeng yang bergerak, mereka menyatu dan membentuk pegunungan. Batas lempeng adalah daerah tersering terjadi gempa bumidan paling banyak terdapat gunung api.
Indonesia terdiri atas 3 lempeng, yaitu lempeng Hindia atau Indo- Australia di bagian selatan, lempeng Eurasia di bagian utara dan lempeng Pasifik di bagian timur. Lempeng bergerak dengan kecepatan 3 - 10 cm per tahun.
5. Teori Luransia-Gondwana
Teori ini dikemukakan oleh Edward Suess (1884) dan Frank S. Taylor (1910).Teori ini menyatakan bahwa pada mulanya terdapat dua benua di kutub bumi. Benua benua tersebut adalah Laurentia (Laurasia) dan Gondwana. Kedua benua tersebut kemudian bergerak secara perlahan ke ekuator sehingga terpecah-pecah membentuk benua-benua seperti sekarang. Amerika Selatan,Afrika,dan Australia dahulu menyatu dengan benua Gondwana Land,sedangkan benua-benua lain menyatu dalam Laurasia.
6. Teori Lempeng Tektonik
Menurut mereka kerak bumi dan litosfer mengapung di atas lapisan astenosfer yang dianggap sebagai lempeng yang saling berhubungan.Aliran Konveksi keluar dari mid oceanic menyebar kedua sisinya,sedangkan di bagian lain akan masuk kembali ke lapisan dalam dan bercampur materi di lapisan itu .Daerah masuknya materi tersebut merupakan patahan(transform fault ) yang ditandai dengan adanya palung laut dan palung vulkanis .
Pada transform fault tersebut aktivitas gempa banyak terjadi dan berakibat pada pergeseran kerak bumi yang berlangsung secara terus menerus sehingga lempeng kerak bumi terpecah-pecah. Karena lempeng-lempeng tersebut berada pada lapisan yang cair panas,dan plastik menjadikan lempeng-lempeng tersebut dapat bergerak secara tidak beraturan . Ada tiga tipe batas-batas lempeng yang masing-masing d bedakan dari jenis pergerakanya.
7. Teori Gerakan-gerakan Benua yang Lain
Para peneliti geologi (gabungan dari negara-negara maju) yang mengadakan penelitian di kutub selatan (1969 - 1970) pusatnya di Trans Antartik Tengah, bertujuan untuk membuktikan teori A.L. Wagner. Dari hasil penelitian menemukan bukti sebagai berikut.
a. Daerah tersebut pada 200 juta tahun yang lalu merupakan daerah khatulistiwa.
b. Diketemukan fosil tulang rahang binatang amfibi air tawar purba/labyrintodont seperti salamander.
c. Fosil seperti itu juga ditemukan di Amerika Selatan dan Afrika. Teori gerakan-gerakan benua yang lain juga beranggapan bahwa 200 juta tahun yang lalu hanya ada satu benua di planet bumi ini. Dari pengembangan ilmu pengetahuan alam, pengetahuan geologi, dan magnitisme makin lama terdapat bukti-bukti yang menguatkan teori apungan benua.
LINK Presentase : Di sini

0 komentar:
Posting Komentar